Sabtu, 12 Juli 2008

Mengupas tentang " Trinitas "


Mengupas Zat KeTuhanan Trinitas
<><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><>
Bismillahirrahmanirrahim.
Seperti yang kita ketahui, didalam ajaran Kristen (kecuali saksi Yehovah dan
Unitarian yg lain), Tuhan dikonsepkan menjadi 3 oknum. Tuhan Bapa, Tuhan anak dan Tuhan Roh Kudus. Dan ketiga-tiga oknum ini sehakikat dan satu dalam zat.
Dan sekali lagi, menurut ajaran Kristen (baik itu Katolik maupun Protestan)
bahwa kata Anak pada anak Tuhan yang diperankan oleh Jesus alias Yahshua alias YAOHÚSHUA hol-MEHUSHKHÁY alias 'Isa al-Masih putra Maryam bukan hanya sebagai kiasan, namun dalam arti yang sebenarnya.
Oleh karena perkataan anak Tuhan disini digunakan dalam arti yang sebenarnya,
maka perkataan "Bapa" disini harus juga digunakan pula dalam arti Bapa yang se sungguhnya. Dengan demikian terjadilah suatu hal yang mustahil !
Karena anak yang sebenarnya dari sesuatu, adalah mustahil akan memiliki suatu
zat dengan Bapa yang sesungguhnya dari sesuatu itu juga. Sebab pada ketika zat
yang satu itu disebut anak, tidak dapat ketika itu juga zat yang satu ini dise but sebagai Bapa. Begitupula sebaliknya, yaitu pada ketika zat yang satu itu dise but sebagai Bapa, tidak dapat ketika itu kita sebut zat yang sama ini se bagai anak dari Bapa itu.
Ketika kita zat yang satu ini kita sebut Bapa, maka dimanakah anak ? Oleh kare na mereka memiliki konsep pluralitas Tuhan dalam satu zat, maka disini telah menghadapi suatu dilema yang sukar. Tapi jika disebut zat Bapa lain dari zat anak, maka akan nyata pula bahwa Tuhan itu tidak Esa lagi tetapi sudah menjadi dua (dualisme keTuhanan).
Begitu pula dengan masalah oknum Trinitas yang ketiga, yang umumnya disebut se bagai Roh Kudus, menambah perbendaharaan oknum keTuhanan sehingga Tuhanmemilik i tiga oknum yang berbeda satu dengan yang lainnya sehingga imbasnya pengakuan ke-Esaan Tuhan dalam satu zat akan sirna. Roh Kudus digambarkan sebagai api, sebagai burung dan lain sebagainya. Dan oknum Roh Kudus ini seringkali turun, baik sebelum Yesus lahir, masa Yesus hidup atau pun masa-masa setelah kepergi an Yesus sesudah kejadian penyaliban dibukit Golgotta.
Kalau anda perhatikan apa yang tertulis di Alkitab mengenai Roh Kudus maka akan ada dapati suatu kenyataan bahwa:
Roh Kudus didalam Alkitab *tidak pernah* tampil sebagai suatu pribadi. Pada sa at Yesus dibabtis Roh Kudus hanya digambarkan seperti burung merpati. Padasaat Roh Kudus turun pada hari Pentakosta, Roh Kudus digambarkan sebagai *lidah-lidah api*.
Kita perhatikan ayat tersebut:
KIS 2:3-4 Dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang berte baran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Renungkanlah!
Adakah Allah itu bertebaran? Adakah Allah itu hinggap pada murid-murid Yesus? Adakah Allah itu memenuhi para murid? Perhatikanlah, bahwa akibat dari *hing gap nya* Roh Kudus tersebut adalah: mereka menjadi mampu untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat mereka lakukan.
Kemudian lihat ayat berikut:
MAT 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yg datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layakmele paskan kasutNya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Air, Roh Kudus dan Api digunakan untuk membaptis, apakah kita harus berfikir
bahwa murid Yesus dibaptis dengan Allah?
Dalam hal ini, Tuhan sudah terpecah kedalam tiga zat yang berbeda. Sebab jika tetap dikatakan masih dalam satu zat, maka pada ketika itu juga terjadilah zat Bapa adalah zat anak kemudian zat anak dan Bapa itu adalah juga zat Roh Kudus. Sewaktu zat yang satu disebut Bapa, dimanakah anak ? Dan sewaktu zat yang yang satu disebut sebagai anak, maka dimanakah Bapa serta Roh Kudus ?
Oleh sebab itu haruslah disana terdapat tiga wujud Tuhan dalam tiga zat yang
berbeda. Sebab yang memperbedakan oknum yang pertama dengan oknum yang kedua adalah 'keanakan' dan 'keBapaan'. Sedang anak bukan Bapa dan Bapa bukan anak. Jadi nyata kembali bahwa Tuhan sudah tidak Esa lagi. Oleh karena itulah setiap orang yang mau mempergunakan akal pikirannya dengan baik dan benar akan menganggap bahwa Kristen Trinitas, bukanlah termasuk dalam golongan agama yang mengEsakan Tuhan, selama ia masih mengajarkan Tuhan itu memiliki tiga oknum se perti yang dijelaskan diatas.
Dengan begitu, maka nyata sudah bahwa ajaran itu bertentangan dengan ajaran se mua Nabi-nabi yang terdahulu yang mengajarkan bahwa Tuhan itu adalah Esa dalam arti yang sebenarnya.
Adam tidak pernah menyebut bahwa Tuhan itu ada tiga, Abraham, Daud, Musa, Isa dan nabi-nabi sebelum mereka sampai pada Nabi Muhammad Saw juga tidak pernah mengajarkan keTritunggalan Tuhan. Malah mereka semuanya adalah sederetan nabi-nabi yang telah susah payah, telah mengorbankan harga diri dan jiwa raganya de mi menegakkan kalimah Tauhid, Tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Tu han yang satu, Tuhan yang bernama Allah (Swt).
Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub, dan keturunannya, dan apa yang diberikan kepada Musa, 'Isa serta Nabi-nabi dari Tuhan mereka. Ka mi tidak membedakan seorangpun di antara mereka dan kepadaNya lah kamimenyerah kan diri".(QS. Ali Imran 3:84)
Dalam sebuah Hadistnya, Rasulullah Saw bersabda :
"Nabi-nabi itu adalah bersaudara yang bukan satu ibu, ibunya bermacam-macam,na mun agamanya satu."(HR. al-Saikhan dan Abu Daud) Dalam satu studi banding anta ra AlQur'an plus Sunnah dan Bible yang meliputi Old Testament dan New Testa ment plus surat-surat kiriman jo riwayat perbuatan para Rasul (The Acts), apa yang diungkapkan Islam tentang ke-Esaan Allah mendapatkan satu titik temu. Da lam kitab Ulangan 4:35 disebutkan : "Kepada kalianlah dia itu ditunjuk, supaya
engkau ketahui bahwa YÁOHU UL itulah ULHÍM; tidak ada yang lain selain Dia."
Ulangan 6:4 "Dengarlah oleh mu wahai Israel ! Sesungguhnya YÁOHU UL adalah Tu han kita; dan YÁOHU UL itu satu adanya."
Isaiah 45:21"Dan tidak ada ULHÍM lain selain Ku; hanya ada ULHÍM sangpenyela mat; Tidak ada siapapun beserta-Ku."
Isaiah 45:22 "Ikutilah Aku, dan kalian akan diselamatkan, semua yang ada diu jung dunia: bahwa Aku lah ULHÍM dan tidak ada yang lain."
Jeremiah 10:10,"Namun, YÁOHU UL itulah ULHÍM yang sebenarnya. Dia-lah ULHÍM yang hidup dan penguasa yang sejati."
Galatia 3:20 "Tetapi YÁOHU UL adalah satu".
1 Timothy 1:17"Sekarang menuju kepada penguasa abadi, tidak berkesudahan, ti dak terlihat, hanyalah ULHÍM yang bijaksana, menjadi kehormatan dan kemuliaan selama-lamanya."
James 2:19"Kamu mengimani bahwa hanyalah ada satu ULHÍM, dan pun Setan mengi mani nya ... lalu menggeletar."
YAOHÚSHUA alias Jesus The Messias alias 'Isa Almasih as, berulang kali menya takan ke-Esaan Tuhan yang dalam bahasa Ibrani purbakala disebut dengan ULHÍM.
John 17:3"Dan inilah hidup yang abadi, bahwa mereka mengenal Engkau, ULHÍM yang benar, dan al-masih yang telah Engkau utus."
Mark 12:29"Dan YAOHÚSHUA menjawabnya, Hukum yang terutama adalah, dengarlah wahai Israel, adapun YÁOHU UL adalah Elohim kita, YÁOHU UL itu satu adanya."
Kembali pada masalah konsep Tritunggal atau Trinitas, seperti yang diterang kan, ketiga Tuhan ini berbeda satu sama lain. Oknum yang pertama terbeda de ngan Ke-Bapaan.
Oknum kedua terbeda dengan Keanakan yang menjadi manusia. Dan oknum ketiga ter beda dengan keluarnya dari Allah Bapa dan dari Allah anak. Perbedaan itu meru pakan perbedaan yang hakiki, yaitu Bapa bukan anak dan anak bukan Roh Kudus.
Apabila sesuatu menjadi perbedaan dan keistimewaan pada satu oknum, maka perbe daan dan keistimewaan itu harus ada pada zatnya. Misalnya, satu oknum memiliki perbedaan dan keistimewaan menjadi anak, maka zatnya harus turut menjadi anak. Artinya zat itu adalah zat anak. Karena oknum tersebut tidak dapat terpisah da ripada zatnya sendiri. Apabila perbedaan dan keistimewaan itu ada pada zatnya, maka ia harus adapula pada zat Allah, karena zat keduanya hanya satu.
Oleh karena sesuatu tadi menjadi perbedaan dan keistimewaan pada satu oknum ma ka ia tidak mungkin ada pada oknum yang lain. Menurut misal tadi, keistimewaan menjadi anak tidak mungkin ada pada oknum Bapa.
Apabila ia tidak ada pada oknum Bapa, maka ia tidak ada pada zatnya. Apabila ia tidak ada pada zatnya, maka ia tidak ada pada zat Allah. Karena zat Bapa de ngan zat Allah adalah satu.
Dengan demikian terjadilah pada saat yang satu, ada sifat keistimewaan terse but pada zat Allah dan tidak ada sifat keistimewaan itu pada zat Allah. Misal nya, anak menjadi manusia. Apabila anak menjadi manusia, maka zat Allah harus menjadi manusia karena zat mereka satu. Selanjutnya disebut pula bahwa Bapa ti dak menjadi manusia. Dengan demikian berarti pula bahwa zat Allah tidak menja di manusia.
Maka pada saat zat Allah akan disebut menjadi manusia dan zat Allah tidakmenja di manusia, maka ini menjadi dua yang bertentangan dan mustahil akan dapat ter jadi. Konsep Tuhan Bapa, Tuhan anak dan Tuhan Roh Kudus hanya dapat dipelajari dan dapat diterima jika mereka mendefenisikannya sebagai 3 sosok Tuhan yang berbeda dan terlepas satu sama lainnya, dalam pengertian diakui bahwa Tuhan bukan satu atau Esa, melainkan tiga.
Jika betul Tuhan itu Esa dan Dia telah menjelma atau berinkarnasi menjadi manu sia yaitu Jesus, tentu dilangit sudah tidak lagi ada Tuhan. Hal ini dapat kita
bandingkan dalam cerita pewayangan, dimana Bathara Ismaya ketika dia berada di kahyangan ia adalah seorang Bathara (dewa), tetapi jika ia turun kebumi dan
menjelma menjadi Semar sebagai panakawan Arjuna.
Dan apabila Bathara Ismaya ini menjelma menjadi Semar didunia, maka dikahyang an tidak lagi ada Bathara Ismaya itu. Dan jika dia berada di Kahyangan sebagai Bathara Ismaya, maka dibumi tidak ada Semar, sehingga para panakawan kehilang an Semar.
Lalu bisakah hal ini kita terapkan pada Jesus ? Sayangnya justru tidak bisa.
Dimana Jesus ada didunia, maka dilangit Tuhan masih ada. Bahkan dalam beberapa pasal Bible nyata-nyata kita dapati bahwa Tuhan berbeda dengan Jesus dan berbe da pula dengan Roh Kudus yang dalam teologi Nasrani juga merupakan bagian dari Tuhan.
Sebagaimana juga yang kita ketahui, klaim pihak Kristen Trinitas bahwa Allah
Bapa, Allah anak dan Allah Roh Kudus bersifat Kadim, Alpha dan Omega, tidak
berawal dan tidak berakhir.
Tapi benarkah pendapat demikian ? Kita tinjau dari Tuhan anak yang diperankan
oleh Yesus saja pendapat yang demikian sudah bisa kita pentalkan. Yesus baru ada ketika dia dilahirkan oleh Siti Maryam atau dalam agama Kristen disebut se bagai Mariah. Sebelum Mariah melahirkannya, tidak pernah ada Tuhan yang berna ma Yesus ini.
Sebagaimana juga yang kita ketahui, pemahaman Trinitas mengajarkan bahwa Allah Bapa, Allah anak dan Allah Roh Kudus bersifat Kadim, Alpha dan Omega, tidak berawal dan tidak berakhir.
Tapi benarkah pendapat demikian ? Kita tinjau dari Tuhan anak yang diperankan
oleh Yesus saja pendapat yang demikian sudah bisa kita gugurkan. Yesus baru
ada ketika dia dilahirkan oleh Siti Maryam atau dalam agama Kristen disebut se bagai Mariah. Sebelum Mariah melahirkannya, tidak pernah ada Tuhan yang berna ma Yesus ini.
Memang ada ayat yang konon kabarnya Yesus mengakui bahwa dia sudah ada sebelum Abraham ada, tapi benarkah demikian adanya ?
Siapakah nama beliau sebelum dilahirkan oleh Mariah dengan nama Yesus ? Kemana gerangan Tuhan Yesus sebelum-sebelumnya ? Ada dimana Tuhan Yesus ketika Adam diciptakan pertama kali ? Ada dimana pula Tuhan Yesus ketika Abraham, Daud, Su laiman, Musa diutus ?
Lanjut pemahaman kaum Trinitas ini, Allah bukannya barulah menjadi Bapa oleh
kelahiran Yesus di Betlehem, melainkan sedari kekal, ia adalah juga AllahBapa.
Yesus bukanlah menjadi anak ALlah pada saat kelahirannya di Betlehem, melain kan sedari kekal ia adalah anak Allah.(Dr. G.C. Van Niftrik & Ds. B.J. Boland dalam bukunya Dogmatika masa kini halaman 151)
Mengenai hal ini harus kita ketahui bahwa akal manusia dapat membenarkan, Bapa yang sebenarnya harus lebih dahulu daripada anak yang sebenarnya. Akal manusia tidak dapat membenarkan anak lebih dahulu daripada Bapa atau anak bersama-sama ada dengan Bapa.
Apabila Allah Bapa telah terbeda daripada anak Allah dari kadim, maka anak Allah itu tidak dapat disebut 'diperanakkan' oleh Allah Bapa. Karena Allah Ba pa dan anak Allah ketika itu sama-sama kadim, Alpha dan Omega, sama-sama tidak berpermu laan dan tidak ada yang lebih dahulu dan yang lebih kemudianwujudnya.
Apabila ia disebut diperanakkan, maka yang demikian menunjukkan bahwa ia terke mu dian daripada Bapa. Karena anak yang sebenarnya harus terkemudian daripada Bapanya yang sebenarnya.
Oleh karena itu ajaran Trinitas yang menyatakan bahwa anak dengan Bapa sama-sama kadim, alpha dan omega, sama-sama tidak berpermulaan dan tidak saling da hulu mendahului tidak akan masuk akal dan adalah suatu kejadian yang mustahil.
Seterusnya ajaran Trinitas yang mengatakan bahwa Roh Kudus keluar dari sang Ba pa dan sang anak (lihat : Pengakuan Nicea-Konstantinopel dalam buku Dogmatika Masa kini hal. 433), adalah juga ajaran yang tidak masuk akal.
Apabila Bapa telah terbeda dari kadim, anak telah terbeda dari kadim dan Roh
Kudus telah terbeda dari kadim, maka ketiga-tiganya telah ada diluar dari ka dim.
Dengan demikian Roh Kudus tidak dapat disebut telah keluar dari sang Bapa dan
sang anak, karena ia memang telah ada diluar dari kadim seperti Bapa dan anak
telah ada diluar.
Sesungguhnya, ajaran-ajaran seperti ini adalah tidak mungkin terjadi. Tuhan ti dak akan merubah hukum yang telah dibuat olehNya sendiri, dan Allah tidakmenyu kai kekacauan (1 Korintus 14:33).
Segala sesuatu itu memiliki aturan permainan masing-masing, dan tidak akan ada
perubahan dari hukum-hukum alam itu (sunatullah).
"Katakan: Dialah Allâh yang Esa. Allâh tempat bergantung. Tidak beranak dan ti dak diperanakkan. Dan tidak ada bagi-Nya kesetaraan dengan apapun." (Qs. Al-Ikhlash 112:1-4)
"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam agamamu, dan jangan lah mengatakan tentang Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih, Isa putera Maryam itu, hanyalah Rasul Allah dan kalimah-Nya, yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan ruh daripada-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Dan janganlah kamu katakan:"Tritunggal !", Jangan teruskan. (Itu) lebih baik bagimu. Sungguh, Allah adalah Tuhan satu, Maha Suci Ia dari mempunyai anak, kepunyaan-Nya segala yang di langit dan segala yang di bumi. Dan cukup lah Allah sebagai Pelindung". (Qs. An-Nisa' 4:171)

27 komentar:

Anonim mengatakan...

Salam dari Anak Tuhan
Maaf sebelumnya. Tapi menurut saya anda dengan membaca tulisan anda ini saya dapat menilai bahwa anda sangat tidak paham dengan hakikat zat yang disebut dengan TUHAN. secara tidak langsung dalam bagian tulisan anda, anda telah meremehkan kekuasaan TUHAN. bagaimana mungkin anda tidak paham dengan konsep keMAHAan dari TUHAN? dengan anda bertanya di mana TUHAN yang di surga jika dia ada di bumi? maka anada telah merendahkan kuasa dari oknum yang disebut TUHAN.
Mengapa tidak bisa/mungkin TUHAN ada di surga, di bumi ato di jagat raya manapun secara bersamaan? bukankah Dia itu MAHA? Sifat TUHAN salah satunya adalah MAHA HADIR.
Saya akan bertanya pada anda, jika anda sembahyang dan berbicara pada tuhan anda sekarang dan dia pun akan mendengar anda. Sangat mungkin pada saat yang sama orang lain sedang sembahyang dan berbicara padanya, apakah tuhan anda hanya bisa mendengar doa anda? apakah doa orang lain tersebut tidak bisa didengar oleh tuhan anda? tentu anda akan menjawab bahwa tuhan anda maha perdengar dan dia bisa mendengar dari mana saja dan kapan saja.
Sengaja saya hanya mempertanyakan logika berpikir/akal anda saja yang anda agungkan dalam tulisan anda hal ini untuk membuktikan bahwa anda masih belum cukup memiliki intelegensia untuk membuat bahasan seperti ini. Bukti bahwa Yesus adalah Allah sangat2 nyata jika anda tidak main cuplik ayat dengan sembarangan dan dengan penafsiran yang di bawah seadanya. Silahkan anda belajar mengenai hal tersebut lebih dalam lagi berikut saya berikan sumber yang valid untuk memahami keTUHANan Yesus dan setelah anda belajar saya berharap anda menyadari kesalahan anda dalam berpikir dan bertobat mengaku bahwa Yesus adalah TUHAN dan Juruselamat. Silahkan kunjungi
http://www.sarapanpagi.org/yesus-kristus-adalah-tuhan-vt1879.html
Salam

adit mengatakan...

sy ikut nimbrung...sorry tapi yang sy baca dlm alkitab memang byk perbedaan antara surat yg satu dgn yg lain, terkadang menyiratkan yesus itu Tuhan tp ada bbrp ayat juga yg menyiratkan bahwa yesus bukan Tuhan. Salah 1 cthnya adalah ketika yesus berseru memanggil2 nama Tuhan..."Tuhan...Tuhan mengapa kau meninggalkan aku..." dan ini semua umat muslim sdh byk yg mengetahuinya....dan byk lg ayat2 lain. Lalu salahkan bila kita meragukan ke Tuhanan Yesus ???

Anonim mengatakan...

adit...

kamu meragukan Tuhan Yesus itu hak anda tapi satu hal yang PASTI TUHAN YESUS datang kedunia untuk menyelamatkan smua umat manusia yang PERCAYA PADANYA (PADA TUHAN YESUS).

itu yg PASTI !!!!

Anonim mengatakan...

pertanyaan anda, silahkan buka link ini :
http://mengenal-islam.t35.com/Trinitas.htm

ghuztie mengatakan...

Konsep Trinitas memang rumit tuk dipahami. Sama halnya dengan dogma dalam semua agama yang umumnya bermaterikan hal-hal suprarasional yang sulit dijangkau dengan akal, seperti Musa yang dengan tongkatnya membelah laut merah, Muhammad yang melakukan isra Miraj. Ini Tidak mudah dipahami, harus ada pendekatan lain dalam masalah ini. Untuk ketuhanan Yesus aku lebih yakin bahwa Ia adalah seorang Messengger seperti halnya Musa dan Muhammad.

Anonim mengatakan...

"Jimmy berkata...
Salam dari Anak Tuhan"

Emang Tuhan beranak ?

Anonim mengatakan...

jimmy , jangan ngarang.

dapet referensi dari mana 'TUHAN MAHA HADIR' bercanda , baru x ney gue baca coment sok sok merendahkan pemikiran orang, bilang orang g faham lah.. dll

padahal dia yg g ngerti wkwkwkwk

Anonim mengatakan...

wah ternyata saudaraku muslim msh sngat dangkal ttg Isa Almasih/Yesus Kristus hakimu dan hakimku...
sluruh hal yg mnurut anda prtentang dlm alkitab sudah terjawabkan,maka tidak heran sy msh ttap setia,, sbb Allah ialah Roh(Ghaib)/sbb Tuhan adalah ghaib bkn dzat yg tak mmiliki sifat ghaib,, Maha Besar ALLAH ELOHIMku dan anda,JBu

mediabilhikmah mengatakan...

Berkepercayaan tidak untuk berpusing-pusing berargumen mencari konsep Trinitas yang Membingungkan. Sederhana saja, dari sejak Nabi Adam, Ibrahim, Musa, Isa dll, semuanya mengemban misi "Tidak Ada Tuhan Selain Allah" dan beliau-beliau ini adalah Utusan Allah. Selesai.

Anonim mengatakan...

Anonim berkata: Trinitas tidak ada dalam Alkitab. Itu kesimpulan dari Injil. Anda barua bisa mengerti bila baca injil Yohanes/yahya, khususnya pasal 1 : 1-14. Bila anda termasuk ber IQ tinggi alias pintar, dengan membaca hadis Bukhari anda bisa juga mengerti :
Dari Ubadah dari Nabi saw. Bersabda : "Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan RasulNya,dan bahwa Nabi Isa adalah hamba Allah dan RasulNya, dan kalimatNya yang disampaikan pada Mariam, dan Isa itu adalah roh daripadaNya, dan syorga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkan dia (yang bersaksi itu) kedalam syorga menurut amalnya.
(Inikah syahadat muslim pada zaman Nabi? Kenapa sekarang berubah?)
Mengapa gelar "Kalimat Allah" dan "RohNya" selalu dilekatkan khusus pada Isa (dlm hadis2 dan ayat2 Al'Quran)? Tidak pada Adam dan Nabi2/manusia lainnya ?

Anonim mengatakan...

Anonim berkata :
Dalam agama Kristen Allah Yang Maha Esa, Mahakasih mempunyai 3 sifat Utama :
1. Pencipta. Ia mencipta bumi, langit dan segala isinya melalui FirmanNya.(Kun.Faya Kun)
2. Berfirman: FirmanNya/Wahyu penuh kuasa, selalu bergerak keluar dari Allah mencapai hati para nabi/manusia
3.Mahakuasa. Allah adalah Roh (dzat), Mahakuasa dalam segala hal. Pada waktu yang sama Allah hadir diseluruh bumi/langit. FirmanNya selalu bersama Dia, karena Dia menyatakan kuasaNya selalu melalui Firman (Kun Faya Kun)
Dahulu sebelum Yesus lahir Nabi2 mendengar wahyu/FirmanNya, yang bergerak keluar dari Allah ke para malaikat dan turun kedalam hati para nabi. 2011 tahun lalu Firman itu menjadi manusia.turun dari sorga hadir dibumi ditengah2 manusia. Kehadiran, hidupnya dibumi direkam didalam Injil. Firman Allah atau Wahyu yang menjadi manusia dinamai oleh Allah : Yesus Kristus Juruselamat seluruh manusia. Firman Allah adalah Kalimat/wahyu Allah. Allah Mahakuasa : KalimatNya dan RohNya berada dalam manusia Yesus .
Bila Allah berfirman, Firman itu keluar dari ALLAH, Karena itu Firman Allah disebut Anak Allah, karena keluar dari Allah. Allah disebut Bapanya, Hubungan anak bapak bukan hubungan diperanakkan melalui hubungan jasmani suami istri. Yesus adalah Anak Allah
Kiasannya seperti kunci dengan anak kunci. Kapal dengan anak kapal. dsbnya dimana arti anak bukan diperanakkan secara jasmani suami istri.
Salam Sejahtera bagi semua hamba Allah.

tonwsh mengatakan...

Mutar muter, dari dulu pendapatnya begitu, sejak tahun 325 M sejak Konsili Nicea tsb maka paham Yesu adalah utusan Tuhan dirobah Yesus menjadai anak Tuhan dan Tuhan itu sendiri ..... dasar BEBAL cara berpikirnya, l;ihatlah sejarah, lihatlah data dalam BIBLe, disamping memahaminya pakai RASIO juga dengan pengertian mendalam .... ingat tuh kaum UNITARIAN yang dibantai oleh gereja BARAT, pikir yg dalam kenapa sampai begitu ..... ini kan masalah INTERN dalam GEREJA yang di TUTUP TUTUPI ... sekarang kan bukan jamannya orang dibilin BUTA .... klo gak percaya liohat di INTERNET, banyak sekali pemalsuan2 oleh GEREJA yang disembunyikan makin terkuak, tuh lihat di EUROPAH, kemunafikan para PASTOR/PENDETA tentang ajaran CELIBAT yg kagak rasional menentang hukum alam, yg hasilnya pada NGEMBAT atawa men SODOMI pantatnya para pembantu gereja yg notabene para pemuda, masih untung klo nantinya kagak jadi HOMO ...... tuh mana logikanya .... pikir ajah sendiri ........

CFFC mengatakan...

Yaudahlah....
Memang susah ngomongnya kalau sama yang gak ngerti..
kita tunggu aja... sampek Nabi Isa as. turun dari langit, apakah Nabi Isa akan sholat di masjid atau Kebaktian di gereja?
yang jelas (Orang kristen semakin mendalami Injil atau dibilang semakin pintar dan faham dengan ajarannya maka ia akan lebih memilih Islam; tapi orang Islam yang tak mengerti tentang Islam atau gak pernah ngaji apalagi ekonominya lemah, imannya akan cepat goyah ke dalam kesesatan)
bisa dilihat kenyataannya!!!!!!

Anonim mengatakan...

Yaudahlah....
Memang susah ngomongnya kalau sama yang gak ngerti..
kita tunggu aja... sampek Nabi Isa as. turun dari langit, apakah Nabi Isa akan sholat di masjid atau Kebaktian di gereja?
yang jelas (Orang kristen semakin mendalami Injil atau dibilang semakin pintar dan faham dengan ajarannya maka ia akan lebih memilih Islam; tapi orang Islam yang tak mengerti tentang Islam atau gak pernah ngaji apalagi ekonominya lemah, imannya akan cepat goyah ke dalam kesesatan)
bisa dilihat kenyataannya!!!!!!
___________________________________
Maaf ya pak kami pengikut Yesus tidak biasa berpoligami...apa lagi melayani 72 bidadari ...habis lah tenaga.
Konsep surga kita aja berbeda bagai mana Tuhan kita sama Tuhan Kami Kami nyata sedang kan allah.SWT umat islam Semu.
Danc sejak kapan Tuhan Yesus mendirikan mesjid ?
Yang perlu bapak pikir kan,mengapa bapak masih mengimani muhammad.saw yang tidak mengetahui kapan datang nya hari kiamat ? pikir...pikir

Anonim mengatakan...

Hari kiamat itu rahasia Allah SWT, tidak seorangpun tahu kpn datangnya hari itu bahkan para Malaikat pun tidak tahu.
yg perlu anda pikirkan juga, apakah yesus yg KATANYA anak Tuhan itu tahu kpn datangnya hari kiamat itu?

Tetapi tentang hari atau saat itu tidak
seorangpun yang tahu, malaikat-
malaikat di sorga tidak, dan Anak pun
tidak, hanya Bapa saja." (Mark 13:32)

Unknown mengatakan...

Ente bego apa belaga pilon seh .... nanya kiamat sama manusia? ...om jes yg ente anggap tuhan aje bisa kgk bisa jawab ....mikir.

Anonim mengatakan...

Nyata?! Nyata darimana ya?! Semua petinggi gereja aja masih bingung jawab konsep ketuhanan trinitas.. Jika 9 org pendeta yg kmu tanya, Maka kamu akan mendapat 11 jawaban yg berbeda.. Inikah yg disebut nyata?!

Rash Ahmad mengatakan...

Karena ayat quran yg bersyahadat kpd Allah dan nabi Isa, adalah nubuat ketika zaman nabi Isa masih hidup didunia menjadi rasulullah.. Tetapi sekarang berganti menjadi Muhammad karena zaman sudah berganti.. Rasul baru telah datang dan sebab itu kita harus mengimaninya..

Anonim mengatakan...

Surat Al Fatiha ayat yg kelima & keenam:
[......saudaraku umat muslim bisa melafalkannya]
intinya adalah manusia diperintah untuk menyembah dan meminta pertolongan kepada ALLAH saja supaya manusia diberi Hidayah atau petunjuk oleh ALLAH, jalan yang lurus.

*** tunjukkanlah kami jalan yang lurus

Silahkan dibaca Qur'an surat Az Zuhruf 43:61
"Dan sesungguhnya ISA benar-benar memberi pengetahuan tentang HARI KIAMAT dan jangan ragu-ragu tentang HARI KIAMAT itu. Dan ikutlah Aku (ISA) inilah jalan yang lurus."

Dari ayat Qur'an tadi dipahami bahwa ISA Putra Maryam tahu tentang kapan HARI KIAMAT dan ISA Putra Maryam lah si JALAN YANG LURUS.

Qur'an Luqman 31:34
"Sesungguhnya ALLAH, hanya pada sisiNYA sajalah, pengetahuan hari kiamat itu."

Jelas menurut surat Luqman itu bahwa hanya ALLAH sajalah PENGETAHUAN hari kiamat itu, lalu kok bisa ISA Putra Maryam juga mengetahuinya.
Berarti ISA Putra Maryam itu adalah TUHAN. Karena hanya TUHAN lah yang mengetahui hari kiamat itu



-TGCS-.

Anonim mengatakan...

Coba anda jawab :

1+1+1=..... ???



-TGCS-

Anonim mengatakan...

Saudara ku tonwsh,

Anda pasti jawab 3 bukan ???
Itu benar karena anda itu manusia

Tapi dalam Ketuhanan jawabannya bisa 1

Dimana logikanya???
Pikir aja sendiri



-TGCS-

Anonim mengatakan...

Saudara-saudara ku semua....

Konsep TRINITAS itu bisa dipahami ibarat org lulus Kuliah bukan lulus S1 atau S2 tapi mungkin S25 (kebanyakan kali yaa???).
Kalau anda cuma lulusan SMA lalu mau bicara ttg Trinitas? Maaf ilmu anda kagak nyampe.
Kalau anda cuma lulusan S2 lalu mau bicara ttg Trinitas? Maaf ilmu anda juga blm nyampe.

(SMA dan S2 yg saya maksud adalah kiasan ttg pendalaman iman saudara terhadap Agama)

Perlu ilmu yg lebih tinggi utk dpt memahami konsep Trinitas.

Belajar utk mengerti Trinitas itu sangat-sangat sulit dan tdk mudah dipahami. Itulah kenapa kalau org tau, mengerti dan paham ttg Trinitas hadiahnya adalah masuk Sorga, kalau gampang paling-paling hadiahnya permen...

Jadi kalau saudara-saudara ku mau mengerti ttg Trinitas, belajar dulu yaa, baru bicara.

Jgn lupa sebelum belajar awali dgn berdoa.
Mau tahajud juga boleh kok asal benar-benar berdoa. Karena berdoa adalah berbicara dgn Tuhan dari hati ke hati.

Salam Damai




-TGCS-

Anonim mengatakan...

anak sd masih belajar 1+1+1=???
blm mau naik kelas nak??

http://yesustuhan.wordpress.com/tag/trinity/

Unknown mengatakan...

Aneh sekali .. Otakmu yg tidak mampu memahami teori kekekalan energi ( E = mc2 ) malah Albert einstein yg kamu caci maki .

Ada pepatah mengatakan , tidak bisa menari malah lantai yg disalahkan tidak rata .

itulah gambaran ummat islam yg sudah di Doktrin sejak kecil utk membenci ajaran Yesus .
Sebab kalau tidak di Doktrin spt itu , dikhawatirkan akan MURTAD setelah membaca surah Maryam 19 ayat 71 . SEMUA UMMAT ISLAM PASTI MASUK NERAKA ... !!

sedangkan Markus 16 ayat 16 , Barang siapa yg percaya ( pada Yesus )dan di babtis akan diSELAMATKAN .
barang siapa yg tdk percaya , akan di Hukum ...

Pilih mana ?

Kalau ingin masuk Surga , segera tinggalkan islam .. !!
Kalau ingin di Neraka jahannam , tetaplah mengikut Muhammad

Unknown mengatakan...

Tidak mampu memahami konsep TRINITAS , malah ajaran Yesus yg disalahkan .. !!

Baca hadis sahih Bukhari 1090 dan sahih Muslim jilid 1 halaman 74 .
Baca surah attin 4 ayat 8 .
Surah az Zukhruuf 43 ayat 61 .
Al luqman 34 . Dan masih banyak lagi surah alquran yg mendukung KETUHANAN Yesus .

ummat islam itu sudah sesat , makanya sulit utk dibimbing
( Silahkan baca surah al Kahf 17 )

Allah swt adalah KHAIRUL MAKIRIIN alias PENIPU DAYA TERHEBAT DI DUNIA .
apakah ummat islam tdk takut DITIPU oleh allah ?

Islam Agama Setan mengatakan...

tritunggal dalam kitab suci 3 agama
(An-Nisa 4:171)
"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "tiga", berhentilah. lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara."

Hadis Sahih Bukhari No. 1496 Jilid 3 Topik adalah Nabi1496,
Dari 'Ubadah r.a., dari Nabi s.a.w., beliau bersabda: "Siapa yang mengaku bahawa tiada Tuhan melainkan Allah, Esa, dan tiada bersekutu, Muhammad hambaNya dan RasulNya, Isa hamba Allah, RasulNya, dan kalimahNya yang disampaikanNya kepada Maryam dan ruh daripadaNya dan bahawa syurga dan neraka itu sebenarnya, maka orang-orang itu akan dimasukkan Tuhan ke dalam syurga menurut amalnya".

Kejadian 1
1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

Matius 28
19. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

kitabnya orang islam berkata : Isa, Kalimat, Roh dariNya
kitabnya orang yahudi berkata : Elohim, Firman Elohim, Roh Elohim
kitabnya orang kristen berkata : Bapa, Anak, Roh Kudus

jadi tritunggal, tidak hanya ada di kitabnya orang kristen saja,

kitabnya orang yahudi dan islam, juga ada tritunggal  

Anonim mengatakan...

Pengen ketawa tapi takut dosa